Featured

Welcome to the chapters!

Hi! Hello!

Aku selalu berpikir untuk mengubah pinned post-ku yang lama karena aku membuat post tersebut saat aku membuat blog ini dan itu sudah beberapa tahun yang lalu lol

Selamat datang di blog pribadiku yang sudah kubuat menjadi publik!

Aku selalu suka menulis maka dari itu aku ingin meningkatkan kemampuan menulisku dengan membuat blog ini. Aku harap tulisanku benar-benar berkembang seiring berjalannya waktu. Meskipun aku tahu aku membuat post enam bulan sekali atau bahkan satu tahun sekali.

Pada awalnya konsep blog ku adalah tulisan mengenai random things seperti puisi ataupun sajak yang tiba-tiba pop-up di kepalaku, lirik lagu yang menurutku sangat menyentuh serta cerita-cerita pendek yang kubuat berdasarkan inspirasi yang datang setiap waktu tetapi tidak pernah ada waktu untuk menuliskannya.
Kemudian dunia kuliah menerpaku lalu akupun sibuk akan hal-hal yang tidak penting, dan aku mulai sangat jarang menulis sehingga banyak sekali cerita pendek yang membusuk di laptopku.

Lalu aku berfikir, kenapa aku tidak membuat artikel saja seperti aku membuat essay dulu?

Kemudian aku baru menyadari artikel dan essay itu adalah hal yang berbeda.

Maka dari itu, mulai saat ini aku akan membuat post kurang lebih berisi puisi ataupun sajak, cerita pendek, lalu mungkin aku akan melanjutkan artikelnya.

Aku selalu mempromosikan tulisanku di twitter membuat aku yang memiliki konsep anonymous menjadi tidak begitu anonymous sehingga kalian bebas berkomentar di post bagian manapun.

Selamat menjelajahi halaman demi halaman dalam chapter blog-ku!

 

regards,

Selene

Advertisements

Play: Cold Americano & Strawberry Smoothies

#track 3

You pull my chair out and help me in

And you don’t know how nice that is

But I do

 

Ada saat-saat dimana Kay benar-benar malas pergi ke kampus. Pada masa itu ia akan bangun terlambat kemudian bersiap dengan lambat, berjalan ke kampus dengan super santai seperti kelas belum di mulai. Kalau beruntung, Kay masih bisa masuk ke dalam kelas karena professor belum datang atau juga terlambat masuk ke dalam kelas.

Namun kali ini Kay sedang tidak beruntung (atau mungkin sebenarnya beruntung) karena saat ia memegang handle pintu kelas, ia melihat wajah Le yang sudah duduk di barisan depan dan menggelengkan kepalanya pelan. Kay mengintip dari kaca yang ditempel di pintu dan melihat bahwa Professor tengah menerangkan sesuatu dengan bantuan proyektor.

Kay menghela napasnya kemudian segera berbalik, tidak jadi masuk kelas.

Ia melangkahkan kakinya menjauh dari kelas, bingung harus kemana lantas memutuskan untuk pergi ke perpustakan sebagai tempat pelarian sejenak. Kay tahu bahwa nanti jam 1 ia harus masuk kelas lagi sehingga ia tidak bisa langsung pulang ke dorm.

Continue reading “Play: Cold Americano & Strawberry Smoothies”

Play: Hide and Seek

#track 2

You claim it’s not in the cards

But fate is pulling you miles away

And out of reach from me

But you’re here in my heart

So who can stop me if I decide

That you’re my destiny?

 

 

It’s been a week, or more.

Kay mencoba menghindari Sam di kampus. Entah apa yang dipikirkan Kay sampai-sampai tiap kali a melihat gerombolan laki-laki dari jurusan bisnis administrasi ia langsung berbalik dan mengambil jalan memutar. Padahal kalau dipikir-pikir gedung jurusan Kay dan Sam cukup jauh tetapi entah mungkin karena Kay lebih peka dengan keadaan sekitarnya, atau lebih tepatnya dengan gerombolan jurusan bisnis.

Kay yang pada awalnya merasa lega karena hanya perlu menghindari gerombolan laki-laki ini menjadi semakin was-was ketika matanya menangkap sosok Sam sedang duduk di cafeteria jurusannya bersama dua orang lain yang Kay tidak ketahui siapa.

Continue reading “Play: Hide and Seek”

Play: About The Thing

#track 1

Why’d you only kiss me,

in places where nobody can see?

Wholeheartedly,

In this pillows sea.

 

 

Hingar bingar musik bergenre EDM memenuhi ruangan yang sengaja di sewa. Sebuah ruangan yang redup disertai dengan banyaknya lampu sorot berwarna-warni membuat Kay tidak betah berlama-lama disini kalau bukan karena teman-temannya. Angkatan di atasnya akan diwisuda minggu depan, dan itu sebabnya pesta ini diadakan. Pesta kelulusan, katanya. Hampir segala jurusan datang ke pesta ini yang membuat teman-teman Kay sedikit memaksa Kay untuk ikut datang.

Awalnya Kay menolak, mungkin ia kurang keras, dengan berbagai macam alasan seperti tugas atau hal seperti pesta bukanlah tipenya sampai akhirnya ia bilang kalau ia tidak punya baju yang cocok untuk pergi ke pesta. Kay sudah merasa aneh ketika pada akhirnya ketiga temannya berhenti memaksa dua hari sebelum malam ini.

Continue reading “Play: About The Thing”

What a Strange Day

!Hola, Spring’s slowly coming, how’s good?

Di tempatku hujan sudah mulai jarang turun sehingga aku memutuskan untuk mencuci pakaianku sendiri ketimbang menggunakan jasa cuci pakaian yang sebelum-sebelumnya memang kugunakan.

Aku senang banget karena, entahlah, mungkin aku baru menyadari kalau aku orang yang lebih memilih hari yang cerah penuh dengan sinar matahari daripada hari penuh hujan dengan langit yang gelap.

Anywaaaayyss, di posting-an kali ini aku mau cerita tentang satu hari yang menurutku ini aneh.

Hal aneh ini terjadi di hari Kamis, 15 Maret 2018. iya, kemarin banget.

Sebenarnya itu cuma hari biasa yang mana aku bangun pagi kemudian sarapan sebelum akhirnya siap-siap pergi ke kampus. aku datang kelas seperti biasanya sampai akhirnya aku masuk kelas siang.

Siang itu aku presentasi dan sialnya cuma satu dosen yang hadir, aku kedapatan untuk tampil urutan kedua terakhir yang mana aku sebagai mahasiswi paling teladan memutuskan untuk baca novel saat teman-temanku tampil. (lol) ((jangan ditiru hal yang ini)). Novel yang kubaca itu berjudul ‘Konspirasi Alam Semesta’ milik Fiersa Besari. Setelah itu tidak ada yang aneh.

Keanehan itu terjadi ketika aku dan temanku pergi nonton film Black Panther yang untungnya masih tayang di bioskop. Setelah membeli tiket, kita berempat memutuskan untuk makan di sebuah rumah makan cepat saji yang masih berada di satu wilayah dengan bioskop tersebut.

Aku memesan 2 paket burger seharga 25k dan 1 paket seharga 30k, dan aku membayarnya dengan sejumlah uang yang sebelumnya telah aku kalkulasikan. Namun saat aku mengambil pesananku, aku merasa aneh karena tiba-tiba burgernya jadi banyak sekali dan aku bingung.

Sebagai seorang yang jujur, aku kembali lagi ke tempat pemesanan untuk mengecek apa  yang aku dapat sesuai dengan pesananku atau tidak. and it turns out kalau aku sebelumnya pesan 2 paket 25k dan 2 paket 30k tapi aku cuma bayar 1 paket 30k tapi aku dapat dua paket terus aku bingung terus aku malu jadi aku kembali dan menerima burger yang sudah berada di tanganku.

Aku bingung.

Kebingungan itu belum berakhir ketika aku selesai makan dan keluar dari rumah makan tersebut. Aku sengaja jalan di belakang untuk mencari tiket yang tadinya kusimpan di saku jaket, tapi enggak ada. terus aku mencari di saku jaket lainnya atau di saku rok yang kupakai tetep tidak ada sampai pada akhirnya ada seorang pemuda yang menghampiri dan bilang,

“Kehilangan tiket ya?”

Aku melongo,

Temanku melongo,

Pemuda itu menyodorkan tiket ke arahku dan kuambil dengan kondisi setengah tidak sadar karena super kaget dan bingung juga. Aku bahkan gak ingat apa aku mengucapkan terima kasih atau enggak karena pemuda itu langsung pergi.

Jujur kaki aku lemas.

Aku membayangkan kalau aku tidak mencari tiket saat keluar dari rumah makan tersebut mungkin pemuda itu enggak bisa menemukan aku kemudian aku enggak akan jadi nonton,

Aku membayangkan kalau pemuda itu enggak duduk di luar, mungkin dia nggak bisa lihat aku yang mencari-cari tiketku.

Aku membayangkan kalau aku sudah sampai di tempat bioskop dan baru sadar kalau tiketku hilang kemudian aku kembali lagi untuk mencari mungkin pemuda itu udah pergi dan aku gak jadi nonton.

Dari kejadian tersebut aku belajar kalau konspirasi alam semesta memang benar adanya, iya mungkin ini karena aku terpengaruh setelah membaca novel tersebut. tapi, hapus itu hapus!

Mungkin intinya, kalau itu memang milikmu, itu akan mencari jalannya sendiri untuk kembali menjadi milikmu. Selalu bersyukur.

 

 

Ciao for now!

Selene.

p.s. iya iya I’m working on my march plan if you want to know.

February Sum Up and Plan for March

Hi everyone!

I feel so sorry for not updating, more to my poetic personality because it’s my serious side who’s taking over for the past month.

Mari kita Switch ke bahasa karena ini akan sedikit panjang, lol.

sebulan kemarin entah apa yang merasukiku, aku jadi ikut dalam sebuah kepanitiaan kaderisasi dimana aku ditunjuk sebagai koordinator. sebenarnya aku /sangat/ enggak mau jadi kepantian kaderisasi karena sumpah capek banget belum lagi aku harus berurusan dengan senior-senior yang sangat haus akan eksistensi diri.

tapi sayangnya, aku merupakan pilihan terakhir alias nggak ada lagi yang bisa jadi koordinator divisi yang satu ini selain aku

Selayaknya koordinator aku harus datang rapat koor, datang rapat umum, belum lagi tugas-tugas divisiku yang kubagiin dan mana aku belum pernah sama sekali jadi koordinator sehingga aku merasa sangat amat kebingungan. Beruntungnya aku dapat mentor-mentor baik hati yang dengan senang hatinya memberi tahu langkah-langkah yang harus kuambil.

Disamping urusan kepanitiaanku, aku juga ingin menjadi mahasiswa teladan yang GPA nya melebihi angka 3. aku benar-benar merasa harus dapat nilai bagus untuk semester ini, mostly karena aku sedang menjalani semester lanjut yang mata kuliahnya fokus sama jurusan yang kupilih.

Aku hanya merasa capek mengejar semua hal-hal diatas sehingga mungkin saja poetic persoanlity ku hilang jauh bersembunyi di dalam.

sudah cukup berbicara tentang masa lalu, sekarang saatnya kita melambaikan tangan dan menyapa bulan maret.

O-oh, hi March!!

Aku benar-benar ingin buat cerita bersambung lagi dan memang idenya sudah ada semenjak beberapa bulan lalu, hanya saja karakternya masih belum kuat sehingga plotnya belum dibuat.

Rencanaku di bulan maret adalah membuat dan mem-posting cerita bersambungku. aku ingin menikmat waktu santai disela-sela kuliahku dan menulis cerita bersambung. atau lebih tepatnya mencuri-curi waktu santai sih…

Juga aku ingin menggambar lebih banyak lagi.. sebulan kemarin aku benar2 jarang menggambar dan aku merasa sangat tidak produktif.

Aku juga ingin kembali membaca novel-novel dengan berbagai genre baik lokal maupun novel luar. aku ingin membeli banyak novel untuk dibaca dan sesungguhnya aku juga sudah punya listnya. (ini semua karena aku menonton video Pewdiepie yang tiba-tiba ia me-review buku)

tenor (1).gif

Doain aku ya supaya aku tidak malas dengan semua rencana-rencanaku. Aku benar-benar ini menjadi blogger seutuhnya, lmao.

 

 

Ciao for now!

Selene